INFORMASI AKADEMIK LEMBAGA PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN AL IMDAD

        icon akademiccc p             icon info siswa            icon info guru     

 

   ICON KEUANGAN  

 

SOROGAN KITAB

MADRASAH PAGI

MADRASAH DINIYYAH

SOROGAN QUR'AN

BANDONGAN

PSB

PENDAFTARAN SANTRI BARU 

HALAMAN SISWA HALAMAN GURU
       KOPERASI     
HALAMAN AKADEMISI

 

 

KABAR MTS

KABAR MA-U AL IMDAD

METODE 33

02 Januari 2019

Buku Cara Cepat dan mudah Membaca Kitab Kuning Metode 33 (tiga tiga) adalah sebuah buku karya KH. Dr. Habib Syakur pengasuh Pondok Pesantren Al-Imdad yang menawarkan para santri untuk dapat membaca...

TAHUN BARU

31 Desember 2018

TAHUN 2018 TELAH MENINGGALKAN KITA DAN TAHUN 2019 TELAH NGHADANG KITA

Soal Kesehatan, Santri Ini Taklukkan 102 Santriwati Bantul

22 Maret 2018

Nur Laily Fauziah, santri Pesantren Al-Imdad Bantul menjadi yang terbaik dalam Lomba Kader Poskestren Santri Siaga 2016 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Rabu (13/4). Melewati tiga babak sengit,...

Dalam Keterbatasan, Dua Santri Rajai Hasil UAMBN Se-DIY

22 Maret 2018

18 April 2016Bantul, NU Online.Sejak awal berdirinya, Madrasah Aliyah (MA) Unggulan Al-Imdad Bantul terus menorehkan prestasi. Mulai dari Lomba Kader Kesehatan, Lomba Hadroh Kreatif, Aksioma (Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah)...

FOTO

            kirab mts     IMG 0192    paduan suara mts2

IMG 0180

MAKNA IDUL FITRI

Terdapat beberapa pendapat dalam memaknai Kata Iedul Fitri, yang merupakan hari raya umat Islam di seluruh dunia. Jika dilihat dari segi bahasanya, Iedul Fitri terdiri dari dua kata yaitu
( عيد ) dan ( فطر ). Dan masing-masing dari kata ini memiliki maknanya tersendiri :
1. ( عيد ) berasal dari kata ( عاد – يعود ) yang berarti kembali. Namun ada juga yang menterjemahkan Ied ini sebagai hari raya, atau hari berbuka. Pendapat yang kedua ini berdasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah :
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُونَ وَاْلأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّونَ – رواه ابن ماجه
Dari Abu Hurairah ra, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Idul Fitri adalah hari dimana kalian berbuka, dan Idul Adha adalah hari dimana kalian berkurban.” (HR. Ibnu Majah)

2. ( الفطر ) artinya adalah “berbuka” yang berasal dari kata ( أفطر ) yang memang secara bahasa artinya berbuka setelah berpuasa. Namun disamping itu, ada juga yang menerjemahkan fitri dengan “fitrah”, yang berarti suci dan bersih. Pendapat yang kedua ini berdasarkan pendapatnya pada hadits Rasulullah SAW :
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مَوْلُودٍ إِلاَّ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ – رواه البخاري
Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidaklah seorang anak dilahirkan, melainkan ia dilahirkan dalam keadaan fitrah (bersih/ suci). Orangtuanyalah yang menjadikan ia Yahudi, Nasrani atau Majusi (HR. Bukhari)
Dari maknanya ini, dapat disimpulkan adanya dua makna dalam menerjemahkan Iedul Fitri, yaitu :
1. Iedul Fitri diterjemahkan dengan kembali kepada fitrah atau kesucian, karena telah selesai melaksanakan Ibadah Puasa sebulan penuh di bulan ramadhan. Sehingga ia mendapatkan ampunan dan maghfirah dari Allah SWT.
2. Iedul Fitri diterjemahkan dengan hari raya berbuka, dimana setelah sebulan penuh ia berpuasa, menjalan ibadah puasa karena Allah SWT, pada hari Idul Fitri ini ia berbuka dan tidak berpuasa sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT.

Kedua makna tersebut saling melengkapi dan tidak bertentangan sama sekali. Sehingga Iedul Fitri adalah hari raya umat Islam yang dianugerahkan oleh Allah SWT di mana manusia yang melaksanakan Ibadah Puasa dikembalikan pada fitrahnya dengan mendapatkan ampunan dari Allah SWT, sekaligus sebagai hari bergembiranya kaum muslimin dimana diperintahkan untuk makan dan minum sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT. Oleh karena itulah, muncullah doa yang dibacakan sesama kaum muslimin pada hari raya idul fitri ketika berjabat tangan dan saling memaafkan, yaitu :
جَعَلَنَا اللهُ وَإِيَّاكُمْ مِنَ الْعَائِدِيْنَ الْفَائِزِيْنَ، وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ
Semoga Allah SWT menjadikan kita semua sebagai hamba-hamba-Nya yang kembali (kepada fitrah) dan sebagai hamba-hamba-Nya yang menang. Dan semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita semua.

 
 
 

ARTIKEL

KARYA SANTRI

Login

Pengunjung

Kami memiliki 1591 guests dan tidak ada anggota yang online

Go to Top
Template by JoomlaShine