M E D I A - I N F O R M A S I - O N L I N E - P O N D O K - P E S A N T R E N - A L I M D A D
piala

PROGRAM UNGGULAN PONPES AL-IMDAD

 

TAHFIDZUL QUR’AN

quranProgram Tahfid al-Qur’an bertujuan untuk membina dan membimbing santri-santri yang mempunyai bakat dan keinginan untuk menghafal dan memperdalam keilmuan al-Qur’an agar dapat menghafal dan mendalami Al Qur’an dengan cepat dan lancar.

BELAJAR CEPAT BACA KITAB KUNING

kitabBelajar Cepat Baca Kitab Kuning bertujuan untuk menghantarkan santri agar cepat mampu membaca dan mendalami kitab kitab kuning peninggalan ulama’ salaf.

masjid

PONPES AL-IMDAD

Pondok Pesantren Al-Imdad adalah salah satu pondok Pesantren Salafi yang didirikan tahun 1980.

Informasi
sd

MTS AL-FALAAH

Madrasah Tsanawiyah Al-Falaah adalah salah satu MTs di bantul. Sekolah ini setara dengan SMP

Informasi

smp

MA AL-IMDAD

Madrasah Aliyah Al-Imdad adalah salah satu Madrasah di bantul. Sekolah ini setara dengan SMA.

Informasi

Indonesia merupakan Negara yang memiliki ratusan pulau. Bukan hanya pulau yang menjadi kebanggaan Negara Indonesia. Akan tetapi, banyak peninggalan-peninggalan budaya di Indonesia. Sebelum lebih jauh membicarakan tentang Negara dan Budaya di Indonesia, saya akan menjelaskan sedikit definisi dari negara maupun budaya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Negara adalah organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyat. Istilah Negara yang berasal dari bahasa asing state (Inggris), de staat (Belanda), dan etat (Perancis) yang berarti peningkatan yang tetap (Ni’matul Huda, 2011:1).

Bisa dikatakan Negara jika sudah memenuhi empat unsur yaitu rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat, dan pengakuan dari Negara lain. Rakyat ialah sekumpulan manusia yang dipersatukan oleh rasa persamaan dan bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu (Ahmad Ubaidillah, 2015:136).  Negara Indonesia sudah memenuhi empat unsur tersebut. Ketika melihat dari segi sejarah, Indonesia merupakan negara yang berdiri dengan tangannya sendiri setelah tiga abad lebih dijajah oleh kolonial Belanda. Pada waktu itu, Indonesia juga pernah merasakan bagaimana menjadi Negara serikat, yang mana kemudian diubah menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perihal inilah yang mencerminkan bahwa tokoh-tokoh pahlawan kemerdekaan telah bersusah payah mengusir penjajah dari tanah air Indonesia. Metode yang digunakan oleh para tokoh pergerakan nasional salah satunya dengan memajukan “pendidikan”. Seperti halnya Ki Hajar Dewantoro atau Suwardi Suryaningrat yang mendirikan sekolahan taman siswa bagi masyarakat Indonesia agar benar-benar mampu untuk berpikir menjaga Negara Indonesia.

Negara Indonesia merupakan sebuah negara yang berbentuk negara kesatuan yang mana memiliki arti bentuk suatu negara yang merdeka dan berdaulat, dengan satu pemerintah pusat yang berkuasa dan mengatur seluruh daerah. Namun, dalam pelaksanaanya, negara kesatuan ini terbagi menjadi dua sistem pemerintahan (Ahmad Ubaidillah, 2015:142). Jadi, masyarakat Indonesia wajib untuk menjaga serta melindungi tempat tinggalnya—Indonesia—dalam rangka agar tetap bersatu dan tidak terpecah belah. Karena bersatulah yang menjadi cita-cita para pahlawan dahulu ketika merebut kemerdekaan Indonesia. Cara yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia untuk menjaga kesatuan negara itu sangatlah beraneka ragam dan bermacam-macam. Salah satunya dengan melindungi dan mencintai budaya asli Indonesia.

Negara Indonesia itu sangatlah kaya ketika membicarakan budaya, baik bahasa, ras, suku, agama, pakaian, dan lain-lain. Kebudayaan adalah keseluruhan kompleks yang di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan lain, serta kebiasaan yang didapat manusia sebagai anggota masyarakat (Sukidin, 2003:4). Kebudayaan nasional menurut TAP MPR No.II tahun 1998, yakni perwujudan cipta, karya, dan karsa bangsa Indonesia dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat suatu bangsa, serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap bidang kehidupan bangsa.

Dari sabang sampai merauke, terdapat bahasa yang bermacam-macam. Bahasa merupakan salah satu manifestasi budaya yang sangat menunjukkan bahwa Indonesia itu termasuk negara kaya akan kebudayaan, karena di setiap pulau bahkan kabupaten itu mempunyai ciri khas bahasa tersendiri. Di setiap desa juga mempunyai logat bahasa sendiri walaupun bahasanya sama. Seperti di Jawa, mempunyai beribu-ribu logat bahasa yang unik dan menarik. Kadang juga dianggap lucu ketika daerah lain mendengarkannya. Namun hal itu dikarenakan belum terbiasa mendengarkan dan menggunakan bahasa tersebut. Jadi beragam bahasa di Indonesia harus dilestarikan dan dijaga dengan baik.

Mencintai budaya merupakan perbuatan yang diharapkan oleh bangsa dan negara, karena di masa ini banyak orang yang sudah mulai melupakan budaya dalam negeri dan lebih mencintai budaya luar negeri. Hal itu dapat dibuktikan dengan melihat pemuda-pemuda zaman sekarang yang lebih mencintai musik luar negeri seperti K-pop, Bruno Mars, Taylor Swift, dan lain-lain. Seandainya pemuda itu lebih mencintai musik budaya dalam negeri seperti Gundul-Gundul Pacul, Lir-ilir, Gambang Suling, Bubuy Bulan, dan lain-lain maka sangat indah budaya itu secara lahir dan batin. Bukan berarti pemuda dilarang untuk mendengarkan musik-musik luar negeri, tetapi setidaknya rasa cinta itu lebih kepada musik dalam negeri atau budaya dalam negeri.

Masyarakat Indonesia di masing-masing daerah memiliki eksistensi tersendiri. Akan tetapi pada dasarnya eksistensi masyarakat terhadap kebudayaan itu bisa dilihat dari segi lahir dan batinnya. Secara lahir misalnya: orang jawa memakai pakaian batik ketika menghadiri acara kondangan. Selain itu, dalam berbahasa seseorang juga secara reflek mengucapkan bahasa dari daerah masing-masing. Hal ini membuktikan bahwa manusia sebenarnya sudah selalu menjaga budayanya sendiri. Yang lebih sulit ketika menjaga secara batin. Terkadang seseorang lebih menyukai budaya barat atau pun luar negeri daripada budaya dalam negeri. Maka dari itu, sebagai masyarakat Indonesia harus menjaga dan mencintai budaya dalam negeri. Eksistensi manusia tidak hanya ditentukan oleh kesejahteraan materi, tetapi juga rohani. Manusia harus mengenal pula unsur-unsur dan kebutuhan-kebutuhan rohaninya (Sukidin, 2003:24).

oleh: Hanif Hilmi Ali

DAFTAR ULANG SANTRI BARU

  MTS         M A  


abcdefghijklmnopqrstuvwxyzaaaaaaaaaaaaaaaa

 

DAFTAR ULANG SANTRI LAMA

  MTS          M A  

 


 aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

 

KARYA SANTRI

 

CITA-CITA KALANGAN RENDAH (part II)

19 Jun 2019

Hari demi hari semangat Andi terus menaik walaupun teman sekolahnya banyak yang tidak suka dengannya entah karena apa, mungkin karena iri dengan kepandaian dan ketampanannya walaupun anak kampungan dan anak...

CITA-CITA KALANGAN RENDAH (Part I)

18 Jun 2019

Andi Harasbek, namanya seperti anak perkotaan bahkan ada yang mengira kalau keturunan Italia atau negara manalah yang luar Indonesia, upsss tapi jangan kira kalau itu benar. Andi adalah anak kampung...

Ambil Alih

12 Mei 2019

Aku tidak akan menerima kalau tanah orang tuaku dirampas seenaknya, walaupun tidak seluas tanah punya penguasa. Apa-apaan ini bukan hanya tanah saja yang diambil, bahkan rumah, tumbuhan, bunga, karya pahatku,...

CERPEN "RIDHO KYAI" (part I)

18 April 2018

Hamzah sudah 10 tahun mondok di pondok pesantren Al-Anwar, dia awalnya tidak pernah menginginkan untuk belajar agama karena dari kecil keuarganya tidak ada yang lulusan dari pesantren tetapi ayahnya menginginkan...

MAKNA IDUL FITRI

22 Maret 2018
MAKNA IDUL FITRI

Terdapat beberapa pendapat dalam memaknai Kata Iedul Fitri, yang merupakan hari raya umat Islam di seluruh dunia. Jika dilihat dari segi bahasanya, Iedul Fitri terdiri dari dua kata yaitu( عيد )...

HUKUM

 

 

marhaban ramadhan

RAMADAN 1440 H

ayo mondok

AL IMDAD

SANTRI SALIH

Artikel Terbaru

Login

Pengunjung

Kami memiliki 205 guests dan tidak ada anggota yang online

BERITA AL-IMDAD

KABAR MTS

KABAR MA-U AL IMDAD

METODE 33

02 Januari 2019

Buku Cara Cepat dan mudah Membaca Kitab Kuning Metode 33 (tiga tiga) adalah sebuah buku karya KH. Dr. Habib Syakur pengasuh Pondok Pesantren Al-Imdad yang menawarkan para santri untuk dapat membaca...

TAHUN BARU

31 Desember 2018

TAHUN 2018 TELAH MENINGGALKAN KITA DAN TAHUN 2019 TELAH NGHADANG KITA

Soal Kesehatan, Santri Ini Taklukkan 102 Santriwati Bantul

22 Maret 2018

Nur Laily Fauziah, santri Pesantren Al-Imdad Bantul menjadi yang terbaik dalam Lomba Kader Poskestren Santri Siaga 2016 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Rabu (13/4). Melewati tiga babak sengit,...

Dalam Keterbatasan, Dua Santri Rajai Hasil UAMBN Se-DIY

22 Maret 2018

18 April 2016Bantul, NU Online.Sejak awal berdirinya, Madrasah Aliyah (MA) Unggulan Al-Imdad Bantul terus menorehkan prestasi. Mulai dari Lomba Kader Kesehatan, Lomba Hadroh Kreatif, Aksioma (Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah)...

FOTO

            kirab mts     IMG 0192    paduan suara mts2

Go to Top
Template by JoomlaShine