M E D I A - I N F O R M A S I - O N L I N E - P O N D O K - P E S A N T R E N - A L I M D A D
masjid

PROGRAM UNGGULAN PONPES AL-IMDAD

 

TAHFIDZUL QUR’AN

Program Tahfid al-Qur’an bertujuan untuk membina dan membimbing santri-santri yang mempunyai bakat dan keinginan untuk menghafal dan memperdalam keilmuan al-Qur’an agar dapat menghafal dan mendalami Al Qur’an dengan cepat dan lancar.

BELAJAR CEPAT BACA KITAB KUNING

Belajar Cepat Baca Kitab Kuning bertujuan untuk menghantarkan santri agar cepat mampu membaca dan mendalami kitab kitab kuning peninggalan ulama’ salaf.

masjid

PONPES AL-IMDAD

Pondok Pesantren Al-Imdad adalah salah satu pondok Pesantren Salafi yang didirikan tahun 1980.

Informasi
sd

MTS AL-FALAAH

Madrasah Tsanawiyah Al-Falaah adalah salah satu MTs di bantul. Sekolah ini setara dengan SMP

Informasi

smp

MA AL-IMDAD

Madrasah Aliyah Al-Imdad adalah salah satu Madrasah di bantul. Sekolah ini setara dengan SMA.

Informasi

kh humam bajuri1

Banyak sekali keistiqomahan-keistiqomahan yang ada didalam pribadi Simbah KH.Humam Bajuri, tai dibawah ini adalah salah satu keistiqomahan beliau, hal ini diutarakan langsung oleh KH.Henri Sutopo Krapyak , salah seorang santri beliau , yakni Saat Simbah KH.Humam Bajuri Takziyah di Lasem...saya nderekke Mbah Kyai Humam beserta rombongan Kyai2 sepuh lainnya...

Selesai Tahlil Mbah Kyai Humam kelihatan gelisah mendekati saya sambil ngendiko kalau Beliau pingin segera kundur ke Jogja mendahului para Kyai lainnya...

Ketika saya tanya kenapa tergesa  pulang apa ada kepentingan mendesak...Beliau menjelaskan kalau besok Subuh harus sudah sampai di Ndalem Bantul karena punya Kajian Rutin bakda Subuh di Masjid Kauman yang tidak bisa ditinggalkan.

Saya matur mbok sekali kali libur kan nggak apa-apa toh Jamaah bisa memaklumi.

Beliau kelihatan kurang berkenan dengan dengan usulan saya...dan nada agak tinggi ngendiko pokoknya harus pulang secepatnya...sambil menjelaskan bahwa Pengajian rutin bakda Subuh itu sdh berjalan lama dan dalam satu Tahun bisa dikata liburnya cuma dua kali...yaitu Malam Idul fitri dan malam idul adha...

Akhirnya saya berusaha mencari Mobil yang bisa kembali duluan ke Jogja untuk nderekke Mbah Kyai Humam yang berupaya untuk tetap bisa mengajar Ngaji bakda Subuh yang tidak karena Absen sidik jari dan bukan karena bisyaroh honor...

Sebuah keteladanan dalam istiqomah dedikasi Ilmu yang luar biasa...

Allohummaghfirlahu...

 

Sumber : KH. HENRI SUTOPO KRAPYAK

IMG 3396

Dzurriyah PONPES AL IMDAD bersama KH MUSTOFA BISRI dalam rangka HAUL ALMAGHFURLAH KH. HUMAM BAJURI ke 23 di Kedung Guwosari Pajangan Bantul

Add a comment

METODE 33

Buku Cara Cepat dan mudah Membaca Kitab Kuning Metode 33 (tiga tiga) adalah sebuah buku karya KH. Dr. Habib Syakur pengasuh Pondok Pesantren Al-Imdad yang menawarkan para santri untuk dapat membaca kitab kuning atau kitab gundul secara cepat dan praktis.

KH Dr Habib Syakur merumuskan sebuah metode yang diberinama “Metode 33” (tiga tiga) yang diperuntukkan bagi yang ingin dapat membaca kitab kuning dengan cepat. Metode ini dituangkan dalam bukunya “Cara Cepat Membaca Kitab Kuning Metode 33” yang dibedah dalam diskusi di sela-sela acara Mufakat IV Tingkat Nasional di Pancor, Lombok, NTB, Rabu (20/7/2011) malam.
KH. Habib A. Syakur meyakinkan bahwa belajar Bahasa Arab itu sebetulnya mudah. Melalui bukunya ini, pengasuh Pondok Pesantren al-Imdad Jogjakarta ini menjamin tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa membaca kitab kuning.
Bagi KH. Habib A. Syakur, membaca merupakan salah satu keahlian berbahasa. Setidaknya terdapat empat maharah al-lughawiyyah (keahlian berbahasa), yaitu maharah al-istima’ (keahlian mendengar), maharah al-kalam (keahlian berbicara), maharah al-qira’ah (keahlian membaca), dan maharah al-kitabah (keahlian menulis). Syakur mengakui bahwa bukunya ini hanya membidik satu dari empat maharah itu, yaitu maharah al-qira’ah.
Namun, kata KH. Habib A. Syakur, bukan berarti keahlian lain tidak penting. Untuk memahami dan mendalami Bahasa Arab secara komprehensif, keempat maharah itu harus dikuasai. “Buku saya hanya memberikan kebutuhan praktis santri, pelajar, dan peserta didik yang mau belajar membaca kitab kuning,” tandasnya.
KH. Habib A. Syakur menegaskan, bahasa bukanlah ilmu, melainkan seni. Yang dibutuhkan hanyalah latihan dan kebiasaan. “Ibarat orang yang mau belajar mengemudikan mobil, yang dibutuhkan adalah cara atau metodenya, bukan malah diajari cara membengkel mobil, seperti yang selama ini berlaku di pesantren-pesantren. Akibatnya salah sasaran,” katanya.
Bagi yang tertarik dan mau belajar membaca kitab kuning secara praktis, kata Syakur, setidaknya harus memperhatikan tiga hal, yakni kosakata, kaidah, dan latihan. “Kaidah yang diberikan jangan terlalu banyak. Cari susunan Bahasa Arab yang paling mudah dan sering digunakan. Juga susunan atau tata bahasa yang sama dengan susunan bahasa Indonesia,” imbuhnya.
Ketiga hal itu harus dibaca dan dilulang-ulang minimal sehari dalam tiga minggu. Karena itulah buku ini disebut “metode 33”. Di samping karena di dalamnya memuat 33 tahapan yang harus ditempuh dalam belajar membaca kitab kuning.
Melalui metode yang diciptakannya ini, Syakur menegaskan bahwa buku ini bukan berarti mau menghilangkan pembelajaran yang selama ini sudah ada, melainkan hanya mendasari pembelajaran yang sudah berlaku agar lebih cepat. “Saya menjamin tidak mengganggu konsep nahwu yang selama ini berlaku. Nahwu itu bengkel. Saya hanya menawarkan caranya saja,” katanya.
Namun, Syakur mengingatkan, kuncinya adalah motivasi. ia mengaku bahwa buku yang ditulisnya hanya menawarkan kemampuan bukan keahlian. “Agar lebih tahqiq dan mahir berbahasa Arab tentunya dibutuhkan latihan dan pembelajaran yang lebih tekun dan lebih serius lagi,” pungkasnya

Add a comment

DAFTAR ULANG SANTRI BARU

MTS      MA


abcdefghijklmnopqrstuvwxyzaaaaaaaaaaaaaaaa

 

DAFTAR ULANG SANTRI LAMA

MTS      MA

 


 

KARYA SANTRI

Ambil Alih

12 Mei 2019

Aku tidak akan menerima kalau tanah orang tuaku dirampas seenaknya, walaupun tidak seluas tanah punya penguasa. Apa-apaan ini bukan hanya tanah saja yang diambil, bahkan rumah, tumbuhan, bunga, karya pahatku,...

CERPEN "RIDHO KYAI" (part I)

18 April 2018

Hamzah sudah 10 tahun mondok di pondok pesantren Al-Anwar, dia awalnya tidak pernah menginginkan untuk belajar agama karena dari kecil keuarganya tidak ada yang lulusan dari pesantren tetapi ayahnya menginginkan...

MAKNA IDUL FITRI

22 Maret 2018
MAKNA IDUL FITRI

Terdapat beberapa pendapat dalam memaknai Kata Iedul Fitri, yang merupakan hari raya umat Islam di seluruh dunia. Jika dilihat dari segi bahasanya, Iedul Fitri terdiri dari dua kata yaitu( عيد )...

HUKUM

PENGUMUMAN

HASIL TES SELEKSI SANTRI BARU

KLIK DISINI

 

 

marhaban ramadhan

RAMADAN 1440 H

ayo mondok

Artikel Terbaru

Login

Pengunjung

Kami memiliki 83 guests dan tidak ada anggota yang online

BERITA AL-IMDAD

KABAR MTS

KABAR MA-U AL IMDAD

METODE 33

02 Januari 2019

Buku Cara Cepat dan mudah Membaca Kitab Kuning Metode 33 (tiga tiga) adalah sebuah buku karya KH. Dr. Habib Syakur pengasuh Pondok Pesantren Al-Imdad yang menawarkan para santri untuk dapat membaca...

TAHUN BARU

31 Desember 2018

TAHUN 2018 TELAH MENINGGALKAN KITA DAN TAHUN 2019 TELAH NGHADANG KITA

Soal Kesehatan, Santri Ini Taklukkan 102 Santriwati Bantul

22 Maret 2018

Nur Laily Fauziah, santri Pesantren Al-Imdad Bantul menjadi yang terbaik dalam Lomba Kader Poskestren Santri Siaga 2016 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Rabu (13/4). Melewati tiga babak sengit,...

Dalam Keterbatasan, Dua Santri Rajai Hasil UAMBN Se-DIY

22 Maret 2018

18 April 2016Bantul, NU Online.Sejak awal berdirinya, Madrasah Aliyah (MA) Unggulan Al-Imdad Bantul terus menorehkan prestasi. Mulai dari Lomba Kader Kesehatan, Lomba Hadroh Kreatif, Aksioma (Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah)...

FOTO

            kirab mts     IMG 0192    paduan suara mts2

Go to Top
Template by JoomlaShine