"Ridho Kyai"

Hamzah sudah 10 tahun mondok di pondok pesantren Al-Anwar, dia awalnya tidak pernah menginginkan untuk belajar agama karena dari kecil keuarganya tidak ada yang lulusan dari pesantren tetapi ayahnya menginginkan Hamzah harus bisa mengaji, akhirnya mau tak mau harus mondok.

“Pelantikan pengurus pondok pesantren Al-Anwar akan segera dimulai” MC sudah memulai acara pada malam itu, Hamzah dijadikan lurah pondok, dengan rasa yang campur aduk antara senang dan susah karena mendapat tanggung jawab yang sangat berat. Memang Hamzah selama di pondok tidak pernah dekat dengan santri putri apalagi pacaran,

“Mas,selamat ya,semoga bisa menjaga amanah pak kyai” kata beberapa teman Hamzah

“terimakasih ya” jawab Hamzah

Pak kyai sangat dekat dengan Hamzah, karena dia memang lurah tetapi juga bisa dianggap tangan kanan pak kyai. Disalah satu acara pondok mengadakan pengajian akbar santri putra putri kumpul menjadi satu, dan acara yang seperti itu memang yang selalu dinanti-nantikan oleh semua santri, mungkin bisa dibuat kesempatan dalam kesempitan, tapi sayangnya kesempatan itu dibuat negatif ada yang merokok, pacaran dll.

“aku sedang tidak enak badan, tidak bisa mengisi acaramu, badali ya?” kata pak kyai

Gugup, gemetar, kaget, yang sedang dirasakan Hamzah, mau menerima tapi selama hidupnya belumpernah mengisi pengajian mau menolak tapi tidak berani.

“Iya pak kyai, insyaAllah” jawab Hamzah

Lembar demi lembar, kitab demi kitab, dibuka oleh Hamzah, 3 hari sebelum acara Hamzah menyiapkan apa yang akan dibicarakan olehnya di depan santri putra dan putri.

Detak jantung bertambah kencang hati mulai merasakan pahit manisnya kehidupan kaki sudah seperti dikencang dengan tali pucat pasi raut muka Hamzah, dengan keberanian yang terpaksa akhirnya maju di atas panggung

“mbak Aisyah itu kah Hamzah?” tanya salah satu santri putri

Aisyah adalah anak perempuan dari pengasuh pondok umurnya 1 tahun lebih muda dari Hamzah.

“iya Is, dia lurah pondok putra. Dia juga tangan kanan bapak.” Jawab Aisyah.

Semua mata menuju kearah Hamzah yang sedang memberi nasehat di atas panggung dengan kata-kata yang campur dengan ilmiah karena Hamzah sudah sarjana ilmu tafsir juga, dan juga dengan bahasa guyonan khas santri yang membuat semua santri tertawa.

“mas Hamzah tadi bagus banget pengajiannya” sahut teman sepondoknya

“tidak lah itu cuma yang aku bisa” jawab Hamzah dengan malu-malu.

Acara telah usai, semua susunan berjalan dengan lancar. Suasana yang indah di pondok Al-Anwar, santri-santri melakukan kegiatan seperti hari biasa. Mereka mengkaji beberapa kitab tua, ada beberapa tingkatan kelas diniyyah di pondok tersebut, ada ula,wustho, dan ulya. Hamzah juga mengajar beberapa kitab.

“Aisy, kamu sudah waktunya mencari calon, abahmu sudah mulai sakit-sakitan karena sudah tua, kamu juga anak pertama dan sudah selesai kuliah juga kan?

“Iya umi, Aisy belum menemukan yang cocok untuk Aisy” jawab Aisy.

Seorang Aisyah yang cantik dan pintar itu memang sudah banyak yang melamar apalagi Cuma sekedar menyukainya, bayangkan seorang yang cantik pintar idaman seorang lelaki tapi belum menemukan kecocokan buat pendamping hidupnya. Liburan pondok sebentar lagi, Hamzah memikirkan tugas dan peraturan untuk santri-santri yang akan pulang ke rumahnya masing-masing.

Tulalit...tulalit....tulalit.... berdering suara handphone jadul Hamzah.

“Assalamualaikum mbok”

“Walaikumsalam Zah, kapan mau pulang nak? Ada yang simbok dan bapak mau bicarakan”

Dengan penuh kegelisahan Hamzah memikirkan apa yang akan dibicarakan apakah hal yang sangat penting “seminggu lagi insyaAllah mbok kalau diizinkan sama pak kyai” jawab Hamzah

Suasana yang sangat ramai di pondok dipenuhi dengan terikan-teriakan bahagia semua santri, bersiap-siap pakaian yang akan dibawa kerumahnya. Malam yang cerah tak ada awan pun yang menghalanginya bintang-bintang sangat terlihat jelas memenuhi kelamnya langit, santri-santri menunggu datangnya siang untuk meluncur ke keluarganya.

bersambung......

tunggu kelanjutan ceritanya.. 

(Hilmi)

al imdad online2

Pengunjung

Kami memiliki 17 guests dan tidak ada anggota yang online

ARTIKEL

Go to Top
Template by JoomlaShine