UJI PUBLIK

Penyusunan dan pengembangan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) yang sesuai dengan tuntunan perkembangan dunia Pendidikan, IPTEKS dan kearifan local menjadi hal sangat krusial di satuan Pendidikan. KTSP merupakan dokumen acuan dalam pelaksanaan perjalanan program di satuan Pendidikan. Sehingga KTSP wajib diketaui oleh semua warga pada satuan Pendidikan. Selain itu KTSP pun perlu disosialisasikan kepada komite, wali, warga dan juga murid. Maka pada hari Selasa, 4 September 2019 MTs Al Falaah mengadakan uji public KTSP untuk tahun pelajaran 2019/2020. Dalam acara ini dihadiri Dr. KH. Habib Abdus Syakur selaku nara sumber utama sekaligus sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al Imdad Bantul, Ibu Dra. Hj. Ening Yuni Soleh Astuti, M.A. sebagai pengawas madrasah, Komite, MWC NU Pandak, wali siswa dan juga tokoh masyarakat.

Acara uji public KTSP ini diadakan seteleh proses penyusunan KTSP medapat review, revisi dan pada akhirnya layak untuk disosiaslikan. Pada sambutanya, Ahmad Murod selaku kepala Madrasah menyampaikan bahwa MTs Al Falaah berbeda dengan madrasah lain, karena dalam pengelolaannya berada di bawah pondok pesantren dan didukung dengan lingkungan dan sumber daya manusia yang mumpuni dalam melaksanakan proses belajar dengan program-program Unggulannya. Selain itu ditambahkan pula bahwa MTs Al Falaah dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan baik secara kualitas maupun kuantitas. Hal ini dibuktikan dengan berhasilnya siswa MTs Al Falaah menjadi wakil propinsi DIY dalam ajang KSM Nasional dan juga melonjaknya jumlah peminat siswa baru yang mendaftar ke MTs. Dan selama 30 tahun madrasah ini berdiri, tahun akademik ini menjadi tahun dengan jumlah siswa terbanyak.

Dalam uji public KTSP dipaparkan isi dari KTSP yang terdiri dari landasan, tujuan, visi misi dan juga struktur kurikulum yang diterapkan di MTs Al Falaah. Paparan disampaikan oleh wakamad bidang kurikulum. Dari paparan tersebut diharapkan semua peserta dapat memahami isi dan muatan yang ada dalam dokumen 1 KTSP.

UJI 2

Dalam sambutannya, pengawas madrasah menyampaikan saran yang membangun untuk menyempurnakan KTSP sebelum di sahkan. Pengawas juga memberikan apresiasi atas selesainya penyusunan KTSP ini dan bias menjadi contoh bagi madrasah lain untuk segera menyelesaikan dokumen 1. Selain beliau menambahkan hal ini sangat penting pula untuk menyongsong kegiatan visitasi akreditasi yang mana MTs Al Falaah harus mengajukan akreditasi pada tahun 2021.KH. Habib Syakur sebagai nara sumber dan pengasuh PP Al Imdad memberikan beberapa arahan dalam acara ini. Selain memberikan penguatan atas berlakunya KTSP di MTs Al Falaah, beliau juga memberikan arahan untuk lebih menguatkan Pendidikan karakter yang diimplementasikan kedalam semua mata pelajaran. Selain itu beliau menggaris bawahi bahwa dengan jumlah siswa yang hampir 98 persen menjadi santri mukim di Pondok Pesantran Al Imdad, maka secara tidak langsung membuat pula MTs Al Falaah ini sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pondok pesantren. Oleh karena itu budaya, ajaran dan peraturan pondok haruslah selalu diimplementasikan oleh seluruh warga madrasah. Jangan sampai terjadi dikotomi atau pemisahan antara madrasah dan pondok pesantren. Aca uji public ini diakhiri dengan disahkannya draft KTSP oleh pengawas madrasah.

by Nana

ujii

Add a comment


kibarhormat 

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 07:00 WIB

Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Dirgahayu Republik Indonesia ke-74 di Halaman Masjid Syabilurrosyad, Kauman Wijirejo, Pandak, Bantul, DI Yogyakarta yang diikuti oleh santriwati serta Dewan asatidz pondok pesantren Al Imdad Komplek Putri berjalan cukup khidmat.

Sekitar pukul 08:20 Wib pasukan pengibar bendera yang terdiri dari siswi MTs Al Falaah, Pandak, Bantul bergerak mengibarkan bendera diiringi oleh lagu Indonesia Raya yang di komando oleh Ananda Ivcy Elga ( kelas 9 MTs Al Falaah ).

Bertindak sebagai pembina upacara Bpk. KH. Dr. Atthobari Hummam memimpin peserta upacara untuk mengheningkan cipta diiringi lagu yang mengalun begitu khidmat. Ini terlihat dari tidak adanya suara saat prosesi mengheningkan cipta, selain suara dari group paduan suara Mts Al Falaah.

Tidak lupa pula dalam sesi amanat, Pembina memberikan prakata diantaranya adalah bahwa kita harus bersyukur hadir saat Negara Indonesia sudah Merdeka, karena untuk memproklamirkan Kemerdekaan saat itu membutuhkan usaha yang sangat keras. Bagaimana kita melewati 350 tahun lebih dijajah oleh penjajah, dan selama itu banyak hal yang harus dikorbankan termasuk nyawa.

Amanat selanjutnya adalah tentang Slogan Kemerdekaan tahun ini yaitu "SDM kuat dan cerdas Menuju Indonesia Unggul", bahwasanya Indonesia akan menjadi kuat dan unggul itu dengan sumber daya manusia yang kuat dan unggul pula.

Isnaini Nuradiba selalu ketua osis mengatakan bahwa "Kita sebagai santri milenial harus ikut andil dalam prosesi Menuju Indonesia Unggul ini, Karena sejak dahulu kemerdekaan tidak lepas dari peran para santri di seluruh pelosok Indonesia ini".

Selanjutnya upacara diakhiri dengan menyanyikan lagu 17 Agustus 1945, di ikuti oleh seluruh peserta upacara kemerdekaan pagi tadi.

(lala-Santri Al Imdad)

peserta

Add a comment

HUKUM

 

No result.

FOTO

            kirab mts     IMG 0192    paduan suara mts2

Go to Top
Template by JoomlaShine