Bantul, 11 Januari 2023
Dalam upayanya mewujudkan visi MANTAP (Mandiri, Agamis, Nasionalis, Terampil, Amanah dan Progresif), MA Unggulan Al-Imdad Bantul selalu memberikan perhatian dan pendampingan yang menyeluruh kepada setiap siswa, termasuk kepada mereka yang sudah duduk di Kelas XII. Melalui Tim Studi Lanjut MAU Al-Imdad, yang terdiri Guru-guru Bimbingan Konseling dan Bapak/Ibu Wali Kelas XII, mengadakan kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Kampus Jogja 2023, sebagai salah satu bentuk pendampingan dan pengembangan siswa. Kegiatan yang melibatkan 10 perguruan tinggi swasta yang ada di wilayah D.I. Yogyakarta tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu sejak Senin (9/1) sampai Rabu (11/1) kemarin.
Di hari pertama kegiatan, Kepala Madrasah, H. Ahmad Murod, S.Ag., menyampaikan sambutan dengan menekankan arti penting kegiatan sosialisasi tersebut dalam membantu para siswa dalam mengenal lebih dekat beberapa perguruan tinggi swasta di Jogjakarta yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ahmad Murod juga menegaskan bahwa, “Kegiatan sosialisasi ini adalah langkah awal anak-anak dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dan pendidikan tinggi itu sendiri adalah bagian dari langkah anak-anak dalam mewujudkan cita-cita dan kesuksesan di masa depan.”
“Silahkan tanyakan apa saja terkait dengan kegiatan-kegiatan apa saja yang dijalankan di masing-masing kampus, mulai dari MABA sampai Wisuda,” lanjut Ahmad Murod. “Supaya anak-anak betul-betul mendapatkan gambaran yang menyeluruh terkait apa dan bagaimana sebenarnya tugas dan tanggung jawab sebagai mahasiswa itu.”
Sementara itu, di kesempatan terpisah, Amin Khotimah, S.Sos.I., selaku koordinator Tim Studi Lanjut MAU Al-Imdad, menjelaskan cikal-bakal dari kegiatan sosialisasi tersebut.
“Kegiatan ini awalnya muncul dari beberapa permintaan anak-anak saat mengikuti kegiatan bimbingan dan konseling rutin, di mana mereka menginginkan kesempatan untuk berkenalan dengan kampus-kampus di Jogjakarta,” jelas Amin. “Ibarat gayung bersambut, ternyata pada rentang waktu yang tidak lama, ada beberapa perguruan tinggi swasta yang datang ke Madrasah untuk meminta izin melakukan sosialisasi PMB kepada para siswa.”
“Alhasil, kami pun memiliki ide untuk membuat satu acara khusus di mana kedua pihak dipertemukan dengan fasilitas dari Madrasah,” ujar Amin. “Dan saat kami melaporkan gagasan tersebut kepada Bapak Kepala Madrasah dan beliau langsung menyetujui serta membentuk tim khusus untuk pendampingan anak-anak ke jenjang pendidikan lanjutan.”
Di hari pertama kegiatan, hadir di MAU Al-Imdad untuk menyampaikan sosialisasi PMB tiga kampus dengan latar belakang yang berbeda-beda, yaitu Universitas Alma Ata, Universitas Teknologi Digital Yogyakarta (UTDI), dan Akademi Manajemen Yogyakarta (AMAYO). Sementara di hari kedua, hadir STIKES AKBIDYO dan STIM YKPN. Sejatinya, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) juga diagendakan untuk bersosialisasi di hari kedua ini, tapi karena satu dan lain hal, pihak UPY mengundurkan diri.
Di hari terakhir, ada empat PTS yang menyampaikan program PMB-nya, yaitu Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta, STIW Widya Wiwaha, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, dan Institut Ilmu Al-Qur’an An-Nur Bantul.
Liputan dan Editor: M. Yusuf
