Porseni NU Merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam rangka menyambut peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama, organisasi keagamaan terbesar di Indonesia bahkan dunia. Kegiatan Porseni dilaksanakan di Kabupaten Surakarta terhitung mulai tanggal 14 – 22 Januari 2023. Banyak cabang perlombaan yang diperlombakan di dalam Porseni ini, baik dari olahraga ataupun Seni diantaranya ada sepak bola, bola volley, bulu tangkis, Hifdzul Alfiyyah, Seni Beladiri, Qiroatul Kutub, Tilawatil Qur’an. Kegiatan porseni di tutup dengan agenda jalan sehat yang akan diikuti oleh kurang lebih 40.000 warga nahdliyyin, yang akan hadir juga dalam acara tersebut bapak wali kota solo Bapak Gibran Rakabuming Raka, dan Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo.
Al-Imdad sebagai salah satu Pondok Pesantren yang berwawasan Aswaja An-Nahdliyyah dibawa Nahdlatul ulama juga ikut berperan aktif dalam mensukseskan Pekan Olahraga dan Seni Santri ini, dengan mengirimkan 3 cabang lomba yakni ada lomba volley ball kategori santri, Hifdzul Alfiyyah Ibnu Malik, dan Pencak Silat dengan total peserta dari Pondok Pesantren Al-Imdad 13 peserta dengan 4 official. Untuk Volley Ball digelar di 5 lapangan berbeda, yakni Gor Manahan Solo, Gor Universitas Sebelas Maret, Gor Siswodipuran Boyolali, Gor UTP. Al-Imdad akan bermain dalam dua kali pertandingan yakni melawan Provinsi Jawa Tengah pada Hari Minggu 15 Januari 2023 pukul 09.00 WIB dan melawan Provinsi Jawa Barat pada hari Senin 16 Januari 2023 pukul 09.00ntuk WIB.
Selain cabang olahraga volley ball, Al Imdad juga mengirimkan peserta di cabang Pencak silat dan juga Hifdzul Alfiyyah Ibnu malik, yang keduanya akan dilaksanakan pada hari Rabu 17 Januari 2023. Harapan dari Pondok Pesantren Al-Imdad selain berperan aktif dalam kesuksesan rangkain acara peringatan 1 abad NU adalah untuk memberikan pengalaman kepada santri-santri Pondok Pesantren Al-Imdad untuk mengikuti event dalam tingkatan Nasional. Selain itu perlombaan ini juga erat hubungannya dengan system Pendidikan yang dikembangkan Pondok Pesantren Al-Imdad yakni Pengembangan Potensi Santri atau PPS, yang mana PPS ini merupakan system pembelajaran tambahan yang dikhususkan bagi santri yang mempunyai bakat, kemampuan dan juga minat. Hal ini dikhususskan untuk memberikan tambahan porsi belajar untuk menghadapi perlombaan-perlombaan yang ada dalam setiap tahunnya, baik dalam cabang Olahraga, Seni, Karya tulis dan juga Akademik.
Kontributor: M. Asrofi
