Bantul (PP Al-Imdad) – Study tour merupakan aktivitas di luar ruangan kelas yang memiliki tujuan untuk belajar mengenai proses suatu hal secara langsung. Aktivitas ini umumnya dilakukan oleh lembaga pendidikan sekali dalam satu tahun. Selain menjadi sarana belajar para siswa, kegiatan ini menjadi sebuah kegiatan berekreasi. Proses belajar dalam kegiatan study tour berbeda dengan proses belajar dalam kelas sebagaimana yang dialami para siswa, karena dalam kegiatan study tour, para siswa akan mengunjungi obyek secara langsung.
Kegiatan study tour inilah yang dilakukan Pondok Pesantren Al-Imdad pada 14-15 Maret kemarin. Dengan tema “Al-Imdad Ngetrip to Jatim 2023”, study tour kali ini diikuti oleh siswa-siswi kelas VIII MTs Al-Falaah Pandak dan kelas XI MA Unggulan Al-Imdad Bantul dengan jumlah 262 siswa-siswi didampingi 13 orang bapak/ibu guru baik dari MTs Al-Falaah Pandak maupun dari MA Unggulan Al-Imdad, ditambah 13 orang pengurus pondok, 11 orang panitia, serta 5 orang pengasuh Pesantren Al-Imdad. Rombongan study tour yang terdiri dari enam bus ini berangkat dari Asrama Putra Kompleks Kedung dan Asrama Putri Kompleks Kauman pada pukul 16.45 WIB. Keberangkatan dipimpin oleh masing-masing Tour Leader (TL) dari masing-masing bus, di antaranya M. Yusuf (Bis 1), Rokhman Khakim Al-Khalili (Bis 2), M. Asrofi (Bis 3), M. Irfan Faziri (Bis 4), Agus Sir Aujal Huda Tazayyan (Bis 5) dan M. Muslimin (Bis 6).
Menempuh jalur tol Solo-Jombang, rombongan putra beristirahat untuk melaksanakan Salat Magrib-Isya dengan jamak ta’khir di Rest Area km 519A pada pukul 20.00 WIB, sedangkan rombongan putri di Rest Area km 575. Kemudian rombongan melanjutkan perjalanan menuju makam KH. Abdurrahman Wahid atawa Gus Dur yang berlokasi di Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Rombongan tiba di lokasi pukul 00.00 WIB dan berziarah sampai pukul 01.45 WIB.
Selanjutnya, rombongan langsung menuju makam Sunan Ampel, dan pada pukul 03.30 WIB sebagian rombongan tiba di lokasi. Namun, mengingat kedatangan rombongan tidak bersamaan, ada beberapa dari rombongan yang terpaksa melakukan ziarah dari luar makam karena lokasi makam ditutup saat waktu Salat Subuh masuk. Rombongan melakukan Salat Subuh berjamaah di masjid yang berada di sebelah makam. Selepas Salat Subuh berjamaah, rombongan kemudian bertolak menuju ke Batu Paradise untuk sarapan dan membersihkan diri. Mengingat terbatasnya sarana dan prasarana di lokasi, antrian mandi menjadi sangat lama sehingga barulah di pukul 09.45 WIB mereka berangkat menuju destinasi selanjutnya, yaitu Jatim Park I.
Di Jatim Park I, rombongan menikmati berbagai wahana yang tersedia dengan sistem tiket terusan. Rombongan menghabiskan waktu di Jatim Park I hingga pukul 14.30 WIB, dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Angkut yang hanya berjarak sekitar 10 menit dari Jatim Park I. Di Museum Angkut rombongan menikmati beragam pemandangan dan informasi terkait sejarah transportasi dan pameran mobil-mobil klasik hingga pukul 17.00 WIB. Selanjutnya, rombongan kembali ke Batu Paradise untuk menikmati makan malam dan membeli oleh-oleh. Rombongan berada di sana hingga pukul 19.45 WIB, dan kemudian pulang menuju Jogja. Rombongan tiba di masing-masing asrama pukul 02.30 WIB dinihari.
Peliput: Tri Rokhimah
Editor: Hardiyanti Kusrini
